Fotografi dan masyarakat kini
On 14 June 2020 by IrwandiMasifnya persebaran fotografi hampir saja menempatkan produk media ini menjadi “meaningless”, kehilangan makna dan keistimewaannya. Siapapun bisa memotret apapun, kapanpun, dimanapun, dan disebarkan ke siapapun. Keterbukaan akses fotografi dan benda-benda visual lainnya ternyata belum sepenuhnya dapat disikapi secara bijak oleh masyarakat pada umumnya. Banyak kasus yang terjadi dan menjadi sorotan (viral) di masyarakat yang diawali dari tersebarnya foto/visual dengan konteks, persepsi yang sudah membias, dan cara, etika penyebaran yang dilanggar. Persebaran foto/visual tampak sudah tidak terkontrol, cencorship/pembatasan hampir mati. Peran itu diambil oleh masyarakat sendiri. (Irwandi, Wall Facebook, diunggah 15 Maret 2019, pukul 06.47 WIB)
Calendar
M | T | W | T | F | S | S |
---|---|---|---|---|---|---|
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
28 | 29 | 30 |